Entertainment

JakCity Movie Review: Janji Joni

Jakcity.com-Jakcity-Movie-Review-Janji-Joni

Empat belas tahun yang lalu sebenarnya nama sesosok Joko Anwar sudah mulai dikenal setelah menulis naskah untuk film Arisan! yang fenomenal itu. Tapi baru dua tahun kemudian atau tepatnya tahun 2005 namanya mulai diperhitungkan sebagai sutradara berbakat (di samping penulis skenario cerdas) melalui Janji Joni yang bertaburan bintang. Dari bintang utamanya sudah ada Nicholas Saputra ditemani Mariana Renata, Rachel Maryam, Gito Rollies, Surya Saputra sampai Fedi Nuril. Deretan itu masih belum ditambah puluhan cameo yang ikut meramaikan filmnya. Tapi bukan itulah kekuatan utama dari film yang punya judul internasional Joni’s Promise ini. Justru kekuatan naskah yang ditulis oleh Joko Anwar-lah yang jadi faktor utama keberhasilan film ini. Kisahnya sederhana namun punya template yang unik, yaitu tentang seorang pengantar roll film bernama Joni (Nicholas Saputra) yang punya track record sempurna dalam pekerjaannya dengan tidak pernah telat selama setahun dia menjalani pekerjaan tersebut.

Jakcity.com-JakCity-Movie-Review-Janji-Joni

Mariana Renata & Nicholas Saputra di film Janji Joni

Joni begitu mencintai pekerjaannya meski menjadi seorang pengantar film seringkali dipandang rendah tapi dia sadar bahwa pekerjaannya adalah sebuah pekerjaan yang sangat penting. Sampai saat dia mengantar film, Joni bertemu dengan seorang wanita cantik (Mariana Renata) yang langsung memikat hati Joni yang selama ini belum pernah pacaran sama sekali. Begitu memberanikan diri untuk berkenalan dengan gadis tersebut, Joni justru diberi “tantangan” supaya bisa mendapatkan nama sang gadis. Tantangannya sederhana, Joni harus bisa membawakan film yang sedang akan ia tonton tepat pada waktunya kemudian setelah film usai baru ia mau memberitahukan namanya. Tentu tanpa ragu Joni berjanji akan berhasil melakukan tugasnya tersebut. Sudah setahun berjalan dan ia tidak pernah telat, jadi apa yang bisa membuatnya gagal melaksanakan janji tersebut. Ternyata diluar dugaan datang, begitu banyak rintangan tak terduga yang menghambat langkah Joni kali ini untuk mengantarkan film.

Di balik kesederhanaannya yang mudah dinikmati, film ini punya banyak tema yang disinggung di dalamnya. Bisa dibilang pekerjaan yang Joni lakukan ini merupakan sebuah gambaran pekerjaan yang terkadang dipandang sebalah mata bagi banyak orang. Ini merupakan sebuah sindiran sosial bagi banyak orang yang berpikir bahwa banyak sekali pekerjaan yang sederhana, sering dianggap remeh oleh orang. Joko Anwar menampilkan tentang susahnya menjadi seseorang yang baik dalam dunia sekarang ini. Di sini diperlihatkan bahwa Joni sudah berbuat baik tetapi justru dia mendapatkan balasan yang buruk dari apa yang sudah dia lakukan. Film ini banyak sekali menyajikan kritikan maupun sindiran sosial yang dikemas dalam nuansa komedi yang cerdas dan menarik.

Meskipun Janji Joni merupakan film yang sangat sederhana dan jauh dari kesan plot yang kompleks, namun berkat ide dasarnya yang unik tentang pengantar film itulah menjadikan Janji Joni menjadi sebuah tontonan yang menarik. Selain munculnya kejutan-kejutan yang muncul dalam mengiringi petualangan Joni, banyaknya cameo yang muncul dengan kapasitas yang menarik akan membuat kita terhanyut dalam menonton film ini. Juga tidak ketinggalan iringan musik-musik keren yang memang sudah menjadi selera Joko Anwar dalam memadukan cast dan musiknya.