Entertainment

Konser Mengejutkan Efek Rumah Kaca

jakcity-com-efek-rumah-kaca

Setelah konser Soundrenaline 2016 yang diadakan di Bali, Efek Rumah Kaca kembali mengejutkan penggemarnya di Jakarta. Mereka mengadakan konser yang mendadak dengan mengandalkan publikasi hanya di hari saat konser tersebut digelar. Dengan tajuk Tiba Tiba Suddenly Konser Efek Rumah Kaca berhasil mengguncang panggung di Gudang Sarinah, 5 September 2015 mulai pukul 19.00 WIB. Konser ini digelar dikarenakan pulangnya vokalis sekaligus gitaris Efek Rumah Kaca, ke Indonesia dari domisilinya saat ini, yaitu New York, AS.

Antusiasme penggemar pelantun lagu “Cinta Melulu” ini membanjiri Gudang Sarinah. Hal itu disebabkan penggemar Efek Rumah Kaca sudah merindukan tampilnya mereka secara lengkap karena terakhir tampil sekitar akhir bulan Februari lalu di Jaya Pub sebelum Cholil, vokalis dan gitaris, kembali ke Amerika menemani istrinya kuliah serta mengurus anak mereka, Angan.

jakcity-com-tiba-tiba-suddenly-konser-efek-rumah-kaca-poster

Tiba Tiba Suddenly Konser Efek Rumah Kaca

Pihak penyelenggara, Ruru Radio, sebuah Stasiun radio online yang berada di bawah ruangrupa tersebut baru saja menempati kantor baru di Gudang Sarinah Ekosistem yang memiliki area kosong untuk konser, awalnya hanya menyediakan tiket sebanyak 500 orang. Namun dengan hanya waktu 30 menit tiket sebanyak 500 lembar sudah habis ludes diburu penggemar. Ruru Radio segera kembali membuka ticket box pukul 18.45 karena antriannya masih sangat panjang. Tercatat ada 1313 orang menenuhi Gudang Sarinah malam itu.

Efek Rumah Kaca mengakui bahwa mereka tidak mengetahui lagu-lagu apa saja yang akan dimainkan. Mereka hanya mengikuti arahan dari MC. Mengejutkannya lagi konser ini dihadiri oleh beberapa kolaborator yang merupakan teman-teman dari Efek Rumah Kaca sendiri dan dihubungi juga secara tiba-tiba. Dan hal itu pun juga tidak diketahui oleh Efek Rumah Kaca.

jakcity-com-tiba-tiba-suddenly-konser-efek-rumah-kaca

Efek Rumah Kaca Adakan “TIba Tiba Suddenly Konser”

Konser ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama diisi dengan lagu-lagu di album baru mereka berjudul “Sinestesia” dan sesi kedua diisi dengan lagu-lagu lama dan legendaris dari Efek Rumah Kaca. Dihadirkan secara mengejutkan para kolabarotor seperti Danilla, Gerald Situmorang, Ari Reda, Saleh Husein, Ade Paloh, Harlan Boer, Puti Chitara, Mondo Gascaro, Oomleo, serta Aprilia Apsari sontak memanaskan suasana di Gudang Sarinah. Efek Rumah Kaca terkejut akan kehadiran mereka dan tentu para 1313 penonton pun juga terkejut. Penonton yang datang pasti tidak akan merasa menyesal walaupun harus mengantri dan menonton konser secara desak-desakan karena belum jelas kapan Cholil akan kembali lagi ke Jakarta.

Efek Rumah Kaca terdiri dari Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan Faisal (bass, vokal latar), dan Akbar Bagus Sudibyo (drum, vokal latar). September 2007 Efek Rumah Kaca meluncurkan album perdana mereka dengan nama Efek Rumah Kaca dan mengantarkan mereka mendapat sejumlah penghargaan.  Kurang dari setahun berselang, 19 Desember 2008 mereka merilis album kedua berjudul Kamar Gelap. Dalam satu kesempatan, Efek Rumah Kaca dipercaya mengisi rubrik khusus seputar pemilu di harian Kompas (selama satu bulan, dimuat tiap hari Sabtu di bulan Januari 2009). Album terakhir muncul tahun 2015 dengan judul Sinestesia. Efek Rumah Kaca masih menjadi band yang sama seperti sejak terbentuknya: berusaha terus menulis lagu sebagus, seindah mungkin, memotret kenyataan, dan berharap memberikan citraan warna yang sepadan di kepala.

Bagi yang ingin mendengarkan lagu-lagu Efek Rumah Kaca bisa melalui https://www.youtube.com/user/efekrumahkacadotnet.