Entertainment

Logan, Perpisahan Terbaik Hugh Jackman

Poster Film Logan

‘When people see Christian Bale, they say “He is Batman”

When people see Tobey Maguire, they say “He is Spiderman”

When people see Heath Ledger, they say “He is joker”

When people see Wolverine, they say “He is Hugh Jackman”’

 

Demikian anggapan dari para fan dari film-film superhero yang pernah ada. Hugh Jackman memang sangat melekat dengan karakter Wolverine, yang sudah ia perankan sejak tahun 2000. Total dia sudah membintangi 9 film sebagai Wolverine dengan beberapa di antaranya sebagai cameo.

 

Sekitar setahun sebelum film “Logan” dirilis, Jackman sudah mengumumkan bahwa film ini akan menjadi film terakhirnya sebagai Wolverine. Jackman merasa sudah saatnya dia menggantung “cakarnya,” dengan salah satu faktor yang memengaruhi keputusannya adalah usianya yang semakin tua dan penyakit kanker kulit yang dideritanya.

 

Untuk menjadikan “Logan” sebagai perpisahan terbaiknya, Jackman bersama sang sutradara James Mangold sengaja memperkuat aspek drama dalam film ini agar penonton dapat terbawa secara emosional, tetapi bukan berarti tanpa aksi-aksi khas Wolverine dan ledakan-ledakan seru khas film superhero. Dialog-dialog antara Logan dan Charles Xavier yang mengenang masa lalu mereka diperbanyak dan dibuat sangat menyentuh.

 

Berbicara mengenai Charles Xavier sang Profesor X, Patrick Stewart sang pemeran ternyata juga memutuskan untuk mengikuti jejak Hugh Jackman dan menjadikan Logan sebagai penampilan terakhirnya dalam franchise film X-Men. Di salah satu wawancara, Stewart mengaku mengambil keputusan ini setelah menonton film tersebut dan merasa bahwa inilah saat yang tepat untuk pensiun dari peran tersebut, sebelum para fans yang memensiunkannya karena bosan dengan penampilannya.

 

“Logan” bercerita tentang keberadaan mutan di masa depan yang sudah semakin sedikit. Logan, nama asli Wolverine, sudah semakin tua dan kemampuan menyembuhkan dirinya juga sudah jauh berkurang. Dia menjadi seorang pemabuk dan “hanya” bekerja sebagai seorang supir. Di samping itu, ia juga sambil menjaga Charles Xavier yang juga sudah tua dan sakit di perbatasan Meksiko.

 

Suatu hari, seorang wanita datang kepadanya dan memohon untuk mengantar seorang anak perempuan bernama Laura ke perbatasan Kanada. Logan menolak, namun ternyata Laura telah ditunggu keberadaannya oleh Charles dan memaksanya untuk mengantarnya. Saat Logan merasa ragu untuk mengantarkan, sekelompok orang mengincar Laura dan ingin menangkapnya, yang ternyata adalah seorang mutan juga yang memiliki kekuatan yang sangat mirip dengan Wolverine.

 

Film yang diadaptasi dari komik Marvel yang berjudul “Old Man Logan” mendapat nilai sangat baik dari para kritikus film dibandingan dengan seri film X-men dan Wolverine yang lainnya. Namun film ini mendapat rating R, yang berarti banyak adegan kekerasan dan darah, membuat film ini tidak cocok untuk anak-anak.