Fashion

RAISHA WIRAPERSADA: Hobby to Business

untitled “Fashion itu cerminan diri. Apa yang dikenakan atau digunakan seseorang, harusnya bisa menggambarkan karakter atau sifat orang tersebut tanpa harus berbicara.” – Raisha, 27 Tahun

 

Sudah lebih dari satu tahun, brand fashion lokal POOTIK hadir sebagai pilihan kaum urban untuk berbusana. Raisha Wirapersada atau yang akrab di sapa Caca, mulai mengembangkan bisnis ini sejak Januari 2014. Berawal dari niatnya untuk menghemat pengeluaran dengan membuat sendiri baju yang Ia kenakan, serta pengalaman 5 tahun di industri  fashion Ibu Kota,  Ia pun memutar otak untuk membuat hobinya ini menjadi sebuah bisnis. Dalam obrolan ringan disela kesibukannya, Gadis kelahiran Bandung, 08 Juni 1988 ini kemudian bercerita banyak mengenai bisnis barunya.

IMG_1389Personal Life

  • Ingat kapan pertama kali Anda jatuh cinta pada fashion?

Semenjak Ibu selalu mendadani Saya dengan pakaian yang super matching from head to toe, haha!

  • Bagi Anda fashion adalah?

Fashion itu adalah cerminan diri. Apa yang dipakai atau digunakan seseorang, harusnya bisa menggambarkan karakter atau sifat orang tersebut tanpa harus berbicara.

  • Dari mana Anda belajar fashion design? Dan kapan pertama kali Anda membuat karya untuk dinikmati orang banyak?

Sebenarnya Saya tidak mempunyai basic fashion design sama sekali. Hanya karena hobby foto, dandan dan menggambar akhirnya secara tidak sadar malah menggeluti dunia (fashion) ini sejak 5 tahun lalu. Karya pertama untuk pembuatan baju, yang akhirnya berani dipasarkan ke publik adalah ketika Saya membuat brand POOTIK, setahun lalu.

  • Apakah yang Anda kerjakan sekarang merupakan cita-cita Anda sedari kecil?

Honestly, no. Dari kecil Saya inginnya menjadi interior designer.

  • Apa yang menjadi bagian favorit Anda ketika sedang melakukan proses kreatif?

Pencarian ide di awal, kemudian menggodoknya bersama team untuk akhirnya direalisasikan semaksimal mungkin.

  • Apa yang menjadi kekuatan karakter Anda?

Having a good team work, communication and good taste maybe. Haha!

  • Bagaimana cara Anda memandang kehidupan? Dan apa yang menjadi prioritas hidup Anda?

Sejauh ini karir masih menjadi prioritas Saya, mengembangkan POOTIK lebih besar lagi.

  • Apa yang Anda lakukan di waktu senggang saat sedang tidak bekerja?

Photography & traveling!

  • Hal yang tidak diketahui banyak orang tentang kepribadian Anda?

Lebih suka melakukan banyak hal sendirian.

  • Pelarian Anda ketika menghadapi bad day?

Traveling

  • Selain disibukkan dengan proyek-proyek Pootik, adakah kegiatan sampingan lain yang Anda kerjakan?

Saya bekerja sebagai in-house fashion stylist di salah satu majalah di Jakarta

  • Jika Anda bisa mencoba profesi baru, kira-kira profesi apa yang ingin Anda coba geluti? Mengapa demikian?

Wedding organizer. Haha!  More interesting sepertinya.

  • Menurut Anda 3 kualitas diri terbaik yang harus dimiliki seorang perempuan dalam berbisnis adalah? Mengapa demikian?

Niat, tekun dan jujur.

Tanpa itu semua tampaknya agak sulit untuk mewujudkan cita-cita yang diinginkan.

IMG_1709small

About POOTIK

  • Dapat diceritakan apa yang menginspirasi Anda mendirikan Pootik dan kapan serta bagaimana proses ketika pertama kalinya Pootik berdiri?

Awalnya hanya karena Saya terlalu boros, hampir setiap minggu membeli 1-2 piece baju. Ternyata setelah mencoba membuat, mendesain baju sendiri itu lebih menyenangkan dan bias jauh lebih hemat.

Teman-teman dekat banyak yang menyukai baju hasil buatan itu, akhirnya Saya memutuskan membuat POOTIK, Januari 2014 lalu.

  • Mengapa dinamakan Pootik? (Filosofi dibalik namanya?)

POOTIK berasal dari kata Putik bunga. Alasannya karena kata itu identik dengan perempuan dan brand ready to wear ini memang dikhususkan untuk perempuan. Dibuat dengan konsep ultra feminine, yang lebih fokus pada pembuatan top, outerwear and dresses collection.

  • Konsep awal Anda ketika mendirikan Pootik apa? Dan tujuannya sendiri untuk apa? Apakah untuk menyalurkan bakat atau memang ingin berbisnis?

Awalnya hanya karena hobby belanja dan Saya termasuk orang yang interest to details. Tapi belakangan sudah menjadi lahan serius untuk mulai berbisnis.

  • Apa yang menjadi inspirasi atau referensi Anda dalam mendesain setiap koleksi Pootik dan proses penamaannya?

Lingkungan sekitar, trend yang sedang berkembang tentunya di mixed dengan karakter POOTIK sendiri yang sederhana, chic dan feminine.

  • Apakah ada pesan tersirat yang ingin disampaikan dari setiap koleksi desain?

Perempuan juga bisa keliahatan cantik dengan gaya sederhana tanpa harus memakai banyak tumpukan baju atau aksesoris di setiap tampilannya. Dan yang paling penting, percaya diri!

  • Apa yang menjadi keunggulan produk Pootik yang membedakannya dari brand lain yang serupa?

Good product with a good price also!

  • Tentunya selain Anda sendiri, adakah sosok-sosok lain yang memiliki peran besar sehingga Pootik bisa seperti sekarang?

My very best supporter in everything, Ayah & Ibu

  • Tantangan terbesar yang pernah Anda hadapi? Dan bagaimana cara Anda menghadapinya?

Banyaknya bisnis serupa setiap harinya yang mengharuskan kami mecari sesuatu yang berbeda, sesuatu yang baru untuk ditawarkan kepada customer.

  • Pencapaian terbesar yang Anda capai bersama Pootik sejauh ini?

Semakin banyaknya orang yang mengenal dan menggunakan produk POOTIK membuat sedikit lega karena ternyata kami cukup bisa diterima di industri ini.

  • Sejauh ini apa yang menjadi proyek koleksi Pootik favorit Anda? Mengapa demikian?

Our very 1st collections yang enggak disangka bisa habis terjual dalam waktu satu bulan.

  1. Pesan untuk perempuan muda yang ingin mengeluti bisnis fashion serupa?

Jangan pernah mudah bosan dan capek di awal, karena bisnis memang harus mau dimulai dari awal.

IMG_1757IMG_1041smallIMG_1953IMG_1610small

 

 

 

Follow POOTIK on Instagram : @pootikpootik

 

Photo: Dok. POOTIK

 

Leave a Comment